Selasa, 03 Februari 2026

Peran Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam Masyarakat Global dan Komitmen Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya Indonesia dalam Masyarakat Global

                          


                         PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA

                                   KELAS IX PERTEMUAN KEEMPAT 


 Sekolah                      : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Hari/TGL                    : Selasa, 3 Februari 2026

Kelas                            : 9 C, B dan A

Elemen                         : Bhinneka Tunggal Ika  

Fase / semester             : D / Genap

CP                                 :   Peserta mengajar mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan menerima keberagaman dan perubahan budaya dalam kehidupan bermasyarakat tingkat lokal, nasional, dan global; memahami pentingnya pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa; Menumbuhkan sikap tanggung jawab dan ikut aktif menjaga dan melestarikan praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global.   


ATP                           :   Peserta didik diharapkan memiliki sikap tanggung jawab dan berperan aktif menjaga serta melestarikan praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global.

Materi                        :   Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global

  
Sub Materi                :  Peran Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam Masyarakat Global dan 
Komitmen Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya Indonesia dalam Masyarakat Global

Guru Pengampu         : Yuniar, S.Pd., MM

Waktu                         : 1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).   

                                                                         

Karakter yang harus ditanamkan

- Percaya dan takwa kepada Allah SWT

- Bergotong royong

- Kreatif


TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran, diharapkan:

  • Peserta Didik mampu memahami Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya Indonesia dalam Masyarakat Global


KEGIATAN PEMBELAJARAN    : 

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatu..


الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى Layanan Pelanggan dan Layanan Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ


Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam tercurahkan kepada nabi dan utusan paling mulia, nabi dan kekasih kita Muhammad, kepada keluarga, sahabat-sahabatnya, dan kepada siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kasih sayang.


Anak - anak SPALGA HEBAT yang sholeh dan sholeha yang ibu banggakan, sebelum kita melanjutkan materi pelajaran selanjutnnya yang akan kita pelajari pada hari ini, kita akan mengingat kembali pelajaran yang telah kita pelajari pada pertemuan pekan yang lalu, yaitu bahwa tradisi, kearifan lokal, dan budaya adalah pilar penting pembentuk identitas bangsa yang harus dilestarikan, berfungsi sebagai pedoman hidup, penguat karakter, dan nilai-nilai luhur yang mengatur masyarakat, serta memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi dan memajukan kebudayaan nasional sesuai UUD 1945 Pasal 32, yang diwujudkan melalui upaya pemajuan kebudayaan nasional dan pelestarian objek-objek kebudayaan seperti seni pertunjukan, kuliner, dan cagar budaya.
  

Anak - anak Spalga yang hebat, swetelah kita pada pekan kemarin telah belajar apa yang di maksud dengan Traisi, kearifan likal dan budaya masyarakat, kali ini kit aakan belajar apa saja contoh - dari tradisi , kearifan lokal dan budaya masyarakat tersebut, dengan harapan kalian lebih mengenal adat dan budaya daerah kalin sendiri juga adat budaya daerah lainnya. baik kita lanjutkan pelajaran kita hari ini ya, pada pertemuan hari ini kita akan mempelajari tentang  Peran Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam Masyarakat Global dan 
Komitmen Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan Lokal, serta Budaya Indonesia dalam masyarakat global.

Sebelumnya yook kita simak dulu video pembelajaran dibawah ini ...   

Anak - anak Spalga yang hebat , setelah bercerita berbagi pengalaman selama liburan kemari ...sekarang kita lanjutkan belajar kita ya ...hari ini kita akan  mempelajari tentang Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam msyarakat

Anak - anak Spalga yang hebat , sekarang  mari kita mulai pembelajarannya ya, ...
Tetapi sebelumnya yook kita simak dulu video pembelajaran dibawah ini ...






Sumber: Youtube



 MATERI PELAJARAN

Menekankan pentingnya menjaga tradisi, kerifan lokal dan budaya nasional sebagai identitas bangsa ditengah arus globalisai.Kearifan lokal, yang berupa nilai luhur dan pengetahuan lokal, berperan menjaga harmoni sosial serta menjadi filter budaya asing, sekaligus memperkuat karakter bangsa.


B. Peran dalam Kehidupan Masyarakat
  • Identitas dan Jati Diri: Membentuk karakter bangsa dan keunikan budaya Indonesia.
  • Pedoman Hidup: Menjadi arah dan pegangan dalam berperilaku dan mengambil keputusan.
  • Perekat Sosial: Memperkuat persatuan dan kesatuan melalui nilai-nilai bersama (misalnya gotong royong).
  • Sumber Nilai Pancasila: Nilai-nilai seperti musyawarah, kebersamaan, dan keadilan sosial seringkali terwujud dalam kearifan lokal.
    • Filter Budaya: Membatasi dampak negatif modernisasi dan budaya asing.
    • Jati Diri Bangsa: Memperkuat karakteristik khas bangsa Indonesia yang unik.
    • Harmoni Sosial: Memelihara solidaritas, gotong royong, dan keseimbangan 
    • Peran di Era Globalisasi: Kearifan lokal berfungsi sebagai filter budaya asing, menjaga jati diri bangsa, menjaga harmoni sosial, dan melestarikan lingkungan.
    • Nilai Luhur: Kearifan lokal mengandung keteladanan budi pekerti, gotong royong, dan solidaritas.
    • Pelestarian: Pentingnya mewariskan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda agar tetap relevan di tengah modernisasi.
    • Tantangan: Masuknya budaya luar yang mengancam budaya asli, sehingga perlu registrasi dan pelestarian cagar 
C. Tantangan di Era Globalisasi
  • Westernisasi: Pengaruh budaya asing yang mengikis nilai lokal.
  • Individualisme: Mengikis semangat kebersamaan dan gotong royong.
  • Modernisasi: Perubahan gaya hidup yang cenderung meninggalkan tradisi lama.
D. Sikap dan Komitmen Melestarikan
  • Memahami, menghargai, dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam tradisi dan budaya.
  • Menginternalisasi kearifan lokal ke dalam kehidupan sehari-hari.
  • Berperan aktif dalam kegiatan budaya dan pelestarian lingkungan.
  • Menunjukkan sikap bangga sebagai bangsa Indonesia yang kaya budaya.
  • Komitmen dan Upaya Pelestarian
    • Mempelajari & Mempraktikkan: Mempelajari, mengenali, dan mempraktikkan budaya daerah.
    • Partisipasi Aktif: Ikut serta dalam kegiatan pelestarian kebudayaan.
    • Adaptasi: Menyesuaikan diri dengan zaman (modernisasi) tanpa meninggalkan nilai luhur tradisi.
    • Pendidikan: Mengembangkan pemahaman budaya sejak dini.

Evaluasi :

-Peserta didik diminta untuk membuat suatu projek secara berkelompok  berupa poster atau peta budaya daerah di Indonesia.

Kesimpulan

Bagaiman anak -anak pembelajaran kita hari ini, senang kalian belajar hari ini...semoga kalian bisa memahaminya ya . Jadi dapat disimpulkan bahwa menekankan pentingnya melestarikan tradisi, kearifan lokal, dan budaya nasional sebagai jati diri bngsa di tengah arus globalisasi, Peran aktif generasi muda diperlukan untuk menjaga, mempelajari, dan mempraktikkan nilai-nilai luhur tersebut guna memperkuat karakter, keberagaman, dan ketahanan budaya

Ibu harap kalian benar benar dapat memahaminya ya ...   .

Oke sayang selamat belajar dan tetap Semangat ... Terus Jaga Kesehatan dan jangan lupa untuk selalu berdoa.


Referensi:
Buku Paaket Pendidikan Pancasila kls 9
Rangkuman Materi Pend.Pancasila Spiroku
Youtube Vidio Pembelajaran Pakwon dan mudah belajr official
Dan referensi lainnya yang relefan.
                                                                                                                                                                                                         

                                           SUKSES UNTUK KITA BERSAMA

Senin, 02 Februari 2026

Budaya Nasional sebagai alat pemersatu Bangsa

                         


                                PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA  

                                           KELAS 8   PERTEMUAN KETIGA 


                                                            

Sekolah              : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Hari/TGL           : Senin, 2 februari 2026

Kelas                  : 8 C

Elemen               :    Bhinneka Tunggal Ika 

Fase / semester   : D / Genap

CP                       :   Peserta mengajar mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan menerima keberagaman dan perubahan budaya dalam kehidupan bermasyarakat tingkat lokal, nasional, dan global; memahami pentingnya pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa; Menumbuhkan sikap tanggung jawab dan ikut aktif menjaga dan melestarikan praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global.    

Materi                 :     MELESTARIKAN BUDAYA BANGSAKU  

Sub Materi             :   B. Budaya Nasional sebagai alat pemersatu Bangsa.

 

ATP                         :      Memahami pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya di lingkungannya, serta keragaman tradisi, kearifan lokal, dan budaya yang ada di lingkungan keluarga,  sekolah dan di masyarakat        

Guru Pengampu : Yuniar, S.Pd., MM

Waktu : 1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).   

                                                                         

Karakter yang harus ditanamkan

- Percaya dan takwa kepada Allah SWT

- Bergotong royong

- Kreatif


TUJUAN PEMBELAJARAN

Siswa Mampu Memahami bahwa Budaya Nasional sebagai alat pemersatu Bangsa


KEGIATAN PEMBELAJARAN        :  


Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatu..


الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى Layanan Pelanggan dan Layanan Perlindungan Lingkungan dan Perlindungan Lingkungan وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam tercurahkan kepada nabi dan utusan paling mulia, nabi dan kekasih kita Muhammad, kepada keluarga, sahabat-sahabatnya, dan kepada siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kasih sayang.


Anak - anak SPALGA HEBAT yang sholeh dan sholeha yang ibu banggakan, sebelum kita melanjutkan materi pelajaran selanjutnnya yang akan kita pelajari pada hari ini, kita akan mengingat kembali pelajaran yang telah kita pelajari pada pertemuan pekan yang lalu, yaitu proses    pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya nasional sangat penting sebagai identitas bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan menggunakan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman moral, agar tetap relevan dan diwariskan ke generasi muda, serta membantu menyelesaikan masalah kontemporer. Hal ini dilakukan dengan mempelajari,  berpartisipasi dalam kegiatan budaya, dan mengintegrasikan kearifan lokal dalam kehidupan sehari - hari.
 

Anak - anak Spalga yang hebat, stelah kita pada pekan kemarin telah belajar apa yang di maksud dengan Traisi, kearifan likal dan budaya masyarakat, kali ini kit akan belajar tentang Budaya Nasional sebagai alat pemersatu Bangsa.


Anak - anak Spalga yang hebat , sekarang mari kita mulai pembelajarannya ya, ...
Tetapi sebelumnya yook kita simak dulu video pembelajaran dibawah ini ...   



                                                               Sumber: YouTube


MATERI PELAJARAN :


B. Budaya Nasional sebagai Alat Pemersatu Bangsa


Budaya nasional Indonesia, yang berakar dari kearifan lokal dan tradisi, berperan penting sebagai identitas dan alat pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya (kebinekaan). Pelestarian budaya lokal menjadi pondasi kokoh bagi budaya nasional yang menyatukan seluruh elemen bangsa Indonesia.


Poin-Poin Penting:

  • Pengertian dan Fungsi: Budaya Nasional adalah puncak-puncak budaya daerah yang diterima secara nasional, berfungsi memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan.
  • Alat Pemersatu: Budaya menyatukan masyarakat melalui nilai-nilai bersama, toleransi, dan harmonisasi yang terkandung dalam budaya Indonesia.
  • Kearifan Lokal: Tradisi dan budaya lokal yang diwariskan turun-temurun harus dilestarikan untuk membentuk identitas pribadi, sosial, dan bangsa.
  • Tantangan Globalisasi: Budaya Nasional menghadapi tantangan masuknya budaya asing. Diperlukan penyaringan budaya agar budaya asli tidak hilang dan tetap menjadi identitas bangsa.
  • Upaya Pelestarian: Melalui pendidikan, pengenalan budaya sejak dini, dan kreativitas dalam mengemas budaya lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman


  • Budaya nasional adalah keseluruhan proses dan hasil interaksi antar-kebudayaan yang hidup dan berkembang di Indonesia. Tradisi keberagaman, kearifan lokal, dan budaya suku bangsa menjadi budaya nasional sebagai identitas bangsa.
  • Batik: Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia asli Indonesia pada 2 Oktober 2009. Batik menjadi alat pemersatu karena digunakan oleh masyarakat dari berbagai daerah (Jawa, Sumatra, Kalimantan, dsb.) sebagai pakaian sehari-hari dan busana resmi, meskipun motifnya berbeda-beda sesuai kearifan lokal.
  • Peran Budaya: Melalui pengenalan dan pemahaman ragam budaya, masyarakat dari suku yang berbeda (misalnya Minang dan Jawa) dapat saling memahami dan memahami, sehingga terciptalah persatuan.



C. Budaya Nasional sebagai Identitas dan Jati Diri Bangsa


  • Kebudayaan merupakan refleksi dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Nilai-nilai luhur yang tumbuh di Indonesia sejak dahulu adalah: religius, kolektif, dan harmonis dengan alam.
  • Karakteristik Budaya Indonesia: Dilandasi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, kentalnya nilai sosial dan kemanusiaan, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan alam.
  • Contoh Nilai: Tari Saman dari Aceh mencerminkan religiositas dan kepahlawanan. Tradisi megibung di Bali mencerminkan solidaritas sosial dan kebersamaan.
  • Pembentukan Jati Diri: Nilai-nilai luhur ini membentuk kebudayaan lokal, kemudian berkembang menjadi kebudayaan nasional, dan pada akhirnya membentuk identitas dan jati diri bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain (contoh: pelajar Indonesia di luar negeri dikenal sopan dan ramah).
  • Komitmen: Generasi muda harus mampu menerjemahkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi dan budaya ini dalam kehidupan sehari-hari.




EVALUASI;

Tugas kelompok kalian mencoba berdiskusi menjwab pertanyaan bagaimana caranya sebagai peljar dalam upaya mempertahankan identitas dan jti diri  sebagai bangsa indonesia  mellui budya nasional.  

KESIMPULAN

Anak - anak yang hebat bagaiman pembelajaran kita hari ini ...kalian senang belajar hari ini ... kalau kalian merasa senang berarti kalian bisa memahami pembelajaran hari ini ya, nah anak - anak yang hebat kesimpulan pembelajaran kita hari ini adalah menekankan bahwa  Budaya nasional berakar dri budaya kearifan lokal dan tradisi daerah menjadikan sebagai jti diri bangsa yang wajib untuk dilestarikan, budaya nasional juga berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa yang kokoh di tengah keberagaman, menciptakan rasa persatuan, dan memperkuat integrasi  nasional

Oke sayang teruslah belajar dan tetap Semangat dalam meraih cita - cita...terus Jaga Kesehatan dan jangan lupa untuk terus berdoa memohon keridhoan Allah SWT... Insya Allah pekan depan kita akan mempelajari materi komitmen tentang penerapan peraturan undangan.

REFERENSI:

Buku Paket PKn kurikulum Merdeka kls 8    

Video YouTube Indra Edu

Artikel materi Spiroku

Dan buku yang relevan lainnya.