Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam masyarakat
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
KELAS IX PERTEMUAN PERTAMA
Sekolah : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Hari/TGL : Selasa, 6 Januari 2026
Kelas : 9 C, B dan A
Elemen : Bhinneka Tunggal Ika
Fase / semester : D / Genap
CP : Peserta didik mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan menerima keberagaman dan perubahan budaya dalam kehidupan bermasyarakat tingkat lokal, nasional, dan global; memahami pentingnya pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa; menumbuhkan sikap tanggung jawab dan berperan aktif menjaga dan melestarikan praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam masyarakat global.
ATP : Peserta didik diharapkan memiliki sikap tanggung
jawab dan berperan aktif menjaga serta melestarikan praktik tradisi, kearifan
lokal, dan budaya dalam masyarakat global.
Materi : Menjaga dan Melestarikan Tradisi, Kearifan
Lokal, serta Budaya dalam Masyarakat Global
Sub Materi : Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam masyarakat
Guru Pengampu : Yuniar, S.Pd., MM
Waktu : 1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).
Karakter yang harus ditanamkan
- Percaya dan takwa kepada Allah SWT
- Bergotong royong
- Kreatif
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengukuti kegiatan pembelajaran, diharapkan:
Peserta Didik mampu memahami Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam masyarakat
Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, shalawat dan salam tercurahkan kepada nabi dan utusan paling mulia, nabi dan kekasih kita Muhammad, kepada keluarga, sahabat-sahabatnya, dan kepada siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari pembalasan.
Anak - anak hebat yang sholeh dan sholeha yang ibu banggakan, selamat berjumpa lagi disemester genap tahun pembelajaran 2025/2026 di bulan januari tahun 2026, kalian baru saja masuk kembali dari liburan semoga setelah liburan kemarin kalian semua menjadi semangat lagi untuk belajar di kenaikan kls kali ini.sebelum kita melanjutkan materi pelajaran selanjutnnya yang akan kita pelajari pada hari, ibu ingin mendengarkan pengalam kalian selama liburan kemarin yook silahkan siapa yang akan berbagi cerita duluan ...
Anak - anak Spalga yang hebat , setelah bercerita berbagi pengalaman selama liburan kemari ...sekarang kita lanjutkan belajar kita ya ...hari ini kita akan mempelajari tentang Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam msyarakat
Anak - anak yang hebat apakah kalian mengenal tradisi daerah kalian , kearifan lokal, dan budaya daerah kalian? Apa saja tradisi, kearifan lokal, dan budaya daerah kalian? coba siapa yang berani menceritakan dan biarkan temn - temnmu mendengrkannya ,sehingga bisa menambah pengetahuan bagi teman - teman kalian
Alhamdulillah sudah banyak dari kalian yang sudah dapat memahami budaya derah kalian ya ...
Anak - anak Spalga yang hebat , sekarang mari kita mulai pembelajarannya ya, ...
Tetapi sebelumnya yook kita simak dulu video pembelajaran dibawah ini ...
Sumber: Youtube
MATERI
Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya dalam masyarakat
Makna, peran, dan upaya menjaga tradisi, kearifan lokal, dan budaya di era globalisasi, menekankan bahwa ketiganya adalah identitas bangsa yang perlu dilestarikan sebagai pedoman hidup, sumber nilai luhur (seperti gotong royong), dan strategi bertahan hidup masyarakat, dengan tantangan utama adalah menghadapi arus modernisasi dan globalisasi yang bisa mengikis nilai-nilai tersebut, sehingga siswa diajak berkomitmen melestarikannya.
A. Makna Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya
Tradisi: Kebiasaan atau adat istiadat yang diwariskan turun-temurun, menjadi identitas dan norma sosial.Menurut Robert Sibarani (2015) ada beberapa karakteristik
Kearifan Lokal (Local Wisdom): Pandangan hidup, pengetahuan, dan strategi masyarakat lokal dalam menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan hidup, mencerminkan nilai luhur budaya.
Budaya:Keseluruhan cara hidup masyarakat, termasuk nilai, norma, kepercayaan, dan praktik, yang menjadi pedoman perilaku.
B. Peran dalam Kehidupan Masyarakat
Identitas dan Jati Diri: Membentuk karakter bangsa dan keunikan budaya Indonesia.
Pedoman Hidup: Menjadi arah dan pegangan dalam berperilaku dan mengambil keputusan.
Perekat Sosial: Memperkuat persatuan dan kesatuan melalui nilai-nilai bersama (misalnya gotong royong).
Sumber Nilai Pancasila: Nilai-nilai seperti musyawarah, kebersamaan, dan keadilan sosial seringkali terwujud dalam kearifan lokal.
C. Tantangan di Era Globalisasi
Westernisasi: Pengaruh budaya asing yang mengikis nilai lokal.
Individualisme: Mengikis semangat kebersamaan dan gotong royong.
Modernisasi: Perubahan gaya hidup yang cenderung meninggalkan tradisi lama.
D. Sikap dan Komitmen Melestarikan
Memahami, menghargai, dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam tradisi dan budaya.
Menginternalisasi kearifan lokal ke dalam kehidupan sehari-hari.
Berperan aktif dalam kegiatan budaya dan pelestarian lingkungan.
Menunjukkan sikap bangga sebagai bangsa Indonesia yang kaya budaya.
-Peserta didik diminta untuk menuliskan “Apa satu budaya di keluargamu yang menurutmu
penting untuk dijaga?”lalu masing masing membacakan hasilnya.
Kesimpulan
Bagaiman anak -anak pembelajaran kita hari ini, senang kalian belajar hari ini...semoga kalian bisa memahaminya ya . Jadi dapat disimpulkan bahwa bahwa tradisi, kearifan lokal, dan budaya adalah pilar penting pembentuk identitas bangsa yang harus dilestarikan, berfungsi sebagai pedoman hidup, penguat karakter, dan nilai-nilai luhur yang mengatur masyarakat, serta memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi dan memajukan kebudayaan nasional sesuai UUD 1945 Pasal 32, yang diwujudkan melalui upaya pemajuan kebudayaan nasional dan pelestarian objek-objek kebudayaan seperti seni pertunjukan, kuliner, dan cagar budaya
Ibu harap kalian benar benar dapat memahaminya ya ... .
Oke sayang selamat belajar dan tetap Semangat ... Terus Jaga Kesehatan dan jangan lupa untuk selalu berdoa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar