PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
KELAS 8 PERTEMUAN KETIGA
Sekolah : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Hari/TGL : Kamis, 5 februari 2026
Kelas : 8 D
Elemen : Bhinneka Tunggal Ika
Fase / semester : D / Genap
ATP : Memahami pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya di lingkungannya, serta keragaman tradisi, kearifan lokal, dan budaya yang ada di lingkungan keluarga, sekolah dan di masyarakat
Waktu : 1 X Pertemuan ( 3 X 40 Menit / 3 JP).
Karakter yang harus ditanamkan
- Percaya dan takwa kepada Allah SWT
- Bergotong royong
- Kreatif
TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa Mampu Memahami bahwa Budaya Nasional sebagai alat pemersatu Bangsa
KEGIATAN PEMBELAJARAN :
Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatu..
B. Budaya Nasional sebagai Alat Pemersatu Bangsa
Budaya nasional Indonesia, yang berakar dari kearifan lokal dan tradisi, berperan penting sebagai identitas dan alat pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya (kebinekaan). Pelestarian budaya lokal menjadi pondasi kokoh bagi budaya nasional yang menyatukan seluruh elemen bangsa Indonesia.
- Pengertian dan Fungsi: Budaya Nasional adalah puncak-puncak budaya daerah yang diterima secara nasional, berfungsi memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan.
- Alat Pemersatu: Budaya menyatukan masyarakat melalui nilai-nilai bersama, toleransi, dan harmonisasi yang terkandung dalam budaya Indonesia.
- Kearifan Lokal: Tradisi dan budaya lokal yang diwariskan turun-temurun harus dilestarikan untuk membentuk identitas pribadi, sosial, dan bangsa.
- Tantangan Globalisasi: Budaya Nasional menghadapi tantangan masuknya budaya asing. Diperlukan penyaringan budaya agar budaya asli tidak hilang dan tetap menjadi identitas bangsa.
- Upaya Pelestarian: Melalui pendidikan, pengenalan budaya sejak dini, dan kreativitas dalam mengemas budaya lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman
- Budaya nasional adalah keseluruhan proses dan hasil interaksi antar-kebudayaan yang hidup dan berkembang di Indonesia. Tradisi keberagaman, kearifan lokal, dan budaya suku bangsa menjadi budaya nasional sebagai identitas bangsa.
- Batik: Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia asli Indonesia pada 2 Oktober 2009. Batik menjadi alat pemersatu karena digunakan oleh masyarakat dari berbagai daerah (Jawa, Sumatra, Kalimantan, dsb.) sebagai pakaian sehari-hari dan busana resmi, meskipun motifnya berbeda-beda sesuai kearifan lokal.
- Peran Budaya: Melalui pengenalan dan pemahaman ragam budaya, masyarakat dari suku yang berbeda (misalnya Minang dan Jawa) dapat saling memahami dan memahami, sehingga terciptalah persatuan.
C. Budaya Nasional sebagai Identitas dan Jati Diri Bangsa
- Kebudayaan merupakan refleksi dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Nilai-nilai luhur yang tumbuh di Indonesia sejak dahulu adalah: religius, kolektif, dan harmonis dengan alam.
- Karakteristik Budaya Indonesia: Dilandasi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, kentalnya nilai sosial dan kemanusiaan, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan alam.
- Contoh Nilai: Tari Saman dari Aceh mencerminkan religiositas dan kepahlawanan. Tradisi megibung di Bali mencerminkan solidaritas sosial dan kebersamaan.
- Pembentukan Jati Diri: Nilai-nilai luhur ini membentuk kebudayaan lokal, kemudian berkembang menjadi kebudayaan nasional, dan pada akhirnya membentuk identitas dan jati diri bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain (contoh: pelajar Indonesia di luar negeri dikenal sopan dan ramah).
- Komitmen: Generasi muda harus mampu menerjemahkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi dan budaya ini dalam kehidupan sehari-hari.
EVALUASI;
Tugas kelompok kalian mencoba berdiskusi menjwab pertanyaan bagaimana caranya sebagai peljar dalam upaya mempertahankan identitas dan jti diri sebagai bangsa indonesia mellui budya nasional.
KESIMPULAN
REFERENSI:
Buku Paket PKn kurikulum Merdeka kls 8
Video YouTube Indra Edu
Artikel materi Spiroku
Dan buku yang relevan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar